Rabu, 12 September 2012

Kenangan Kemarin

Sesungguhnya wanita
Tak pernah mudah untuk mencintai orang lain
Walau raga telah terpisah
Dan tak mampu melihat sang kekasih

Wanita itu lemah meski dia selalu berpura pura kuat
Mereka tak pernah hidup dan melupakan kenangan dengan mudah
Hati mereka tak mudah melepaskan

Suara itu , yang selalu ingin didengar
Bayang wajah itu , yang selalu terngiang
Mataku bercucuran sepanjang waktu

Apakah pernah kau terisak isak karena merindukkan seseorang
Sepertinya hanya aku yang merasakan kesedihan dan kesendirian
Kau yang tak bisa mempertimbangkan semua kenangan itu
Karena penyesalanku berlebihan
Cintaku masih ada
Dan aku menangis sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar